M E R T I P E R T I W I
Cermati tulisan di surat kabar jika tertulis "Pencinta Alam A telah
menaklukkan 3 puncak gunung". Berita lain menyebutkan "Kapal B hilang
misterius di tengah keganasan badai laut".
Bukankah itu sebuah bahasa yang menyiratkan keangkuhan kita sebagai
manusia? Bagaimana bisa Pencinta Alam MENAKLUKKAN puncakgunung.
Bukankah puncak gunung tersebut diam saja ketika didaki tim tersebut
tanpa melakukan perlawanan? Bandingkan dengan Pemburu bergulat
MENAKLUKKAN harimau.
Pada pernyataan kedua, badai di laut ya seperti itu. Berbahaya apabila
kita belum dapat mencumbunya. Manusia sendiri yang sebenarnya belum
mampu untuk melewati badai namun saat itu ada di sana.
Alam dibandingkan (apabila dapat) dengan manusia lebih ganas siapa
sebenarnya? Manusia lah yang tidak tahu diri. Seringkali merusak alam,
mengeksploitasi kekayaan yang terkandung di dalamnya untuk kepentingan
kelompoknya. Namun, seringkali kita yang menyalahkan alam ketika
terjadi apa-apa dengan kehidupan kita.
Perumpaan yang mirip terjadi pada saat bencana alam. Kita mengenal
bahwa ada dua kemungkinan untuk itu. Karena perilaku kita sebagai
manusia yang tamak, sehingga seringkali alam menghancurkan kehidupan.
Banjir, tanah longsor bisa terjadi karena ulah manusia. Di lain pihak,
adakalanya tiba-tiba alam tanpa kita pengaruhi, merubah kehidupan
juga. Semisal gempa bumi, gunung meletus.
Apakah kita akan marah dengan alam atas semua itu? Tentu saja tidak.
Siapa diantara kita yang tidak tergantung pada alam. Siapa diantara
kita yang hidup tanpa alam? Kita bukan apa-apa di alam ini.
Sebagai sebuah bentuk penghormatan pada alam, RUMAH PELANGI pada hari
Minggu, 27 Mei 2007 besok semenjak pagi - sore akan melaksanakan
ritual untuk bercengkerama dengan alam. Dilaksanakan di sepanjang
tepian Sungai Opak di wilayah Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan,
Kabupaten Bantul dimana sungai Opak bagian bawah dikenal sebagai pusat
gempa bumi yang terjadi tepat 1 tahun yang lalu dan di sepanjang
alirannya merupakan jalur gempa.
Seperti apakah ritual tersebut. Dengan judul MERTI PERTIWI, membangun
hidup selaras dengan alam, bersama anak-anak kami melakukan kegiatan
outbound. Sebuah prosesi untuk mengenal alam, menghormati alam,
mencintai alam, dan memelihara alam. Tentu saja kegiatan yang
mempunyai dampak sosial juga seperti rasa kesetiakawanan,
gotongroyong, dan membangun kekompakan tim. Tim yang mengikuti
berjumlah 9 tim dimana masing-masing berisi 10 anak dari dusun-dusun
di Desa Sitimulyo.
Dimulai dengan pembukaan acara oleh Bapak Kepala Desa Sitimulyo,
anak-anak dari garis start di TPA Kuden membawa pohon untuk ditanam di
beberapa tempat sepanjang jalur kegiatan. Kemudian melalui beberapa
pos anak-anak melakukan permainan-permainan tradisi menuju pos
selanjutnya. Ada pula pos FLYING FOX (meluncur dengan tali dan
pengamannya) di atas sungai Opak. Tidak tanggung-tanggung untuk
kegiatan ini kami menggunakan kabel baja sebagai talinya. Setelah itu
anak-anak dapat mengikuti aliran irigasi tanpa berbicara satu dengan
yang lain menggunakan ban bekas (TAPA BISU), lalu melakukan RAPPLING
(menuruni ketinggian dengan tali juga) menuju tempat finish, sebuah
hutan rakyat di daerah Lemah Abang, Desa Sitimulyo. Di tempat ini
anak-anak disambut pula dengan alat-alat permainan tradisional karena
mereka akan melakukan estafet menggunakan: kaki seribu, jangkungan,
mobil-mobilan,othok-othok dll.
Di tempat finish disuguhkan pula hiburan / pentas seni persembahan
anak-anak dusun sekitar dan mengundang bintang tamu permainan JIMBE
serta TEATER ANAK dari Anak Wayang Indonesia.
Masih kurang puas? Selama kegiatan, makanan yang disediakan adalah
makanan tradisi dengan meminimalisir penggunaan plastik. Demikian pula
permainan outbound nya menggunakan alat-alat yang ramah lingkungan,
berbahan kayu, bambu, daun-daunan, dll.
Sebuah acara yang sayang dilewatkan. Silahkan datang teman-teman...
Panitia juga membuka kesempatan partisipasi bagi fotografer-fotografer
untuk terlibat pada acara tersebut karena direncanakan setiap tim anak
akan diikuti oleh fotografer sepanjang perjalanan.
Kepanitiaan dikomandoi oleh Kundori, dan melibatkan teman-teman dari 6
Dusun Di Desa Sitimulyo (Somokaton, Kuden, Ngampon, Nganyang, Banyakan
3, Ngablak) serta teman-teman relawan dari Rumah Pelangi.
Tertarik mengetahui lebih lanjut? Hubungi: Gunawan Julianto selaku
humas acara di 0818 0272 3030.
=============================================
T E R M O F R E F E R E N C E
M E R T I P E R T I W I
S i t i m u l y o , 2 7 M e i 2 0 0 7
T E M A
P E R S A H A B A T A N A L A M d a n S E S A M A
S A S A R A N
Peningkatan kesadaran lingkungan dan kekerabatan pada anak
T U J U A N
Mengenalkan anak pentingnya air bagi kehidupan
Mengenalkan anak pentingnya tanaman bagi kehidupan
Menanamkan kelestarian lingkungan pada anak
Menanamkan pelestarian seni budaya lokal
Meningkatkan kerjasama diantara anak
Meningkatkan kemandirian anak
K E G I A T A N
Outbound dan Pentas Seni
T E M P A T
Sepanjang pinggiran sungai Opak, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan,
Kabupaten Bantul
H A R I / T A N G G A L
Minggu / 27 Mei 2007
D U R A S I
9 jam ( 07.00 - 16.00 WIB )
P E S E R T A
Outbound
Anak-anak dari 6 dusun Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan
( Somokaton, Kuden, Ngampon, Nganyang, Banyakan, Ngablak )
90 anak
Laki dan perempuan proporsional
Pentas seni
TEATER ANAK WAYANG INDONESIA, Yogyakarta
Partisipan dari Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan
Pelaku pentas seni dan kru = 75 anak
K O N S U M S I
Jajan Pasar / tradisional
Tempe bacem, tahu bacem, jadah, permen jahe, arem-arem,
urap/kluban, camcao, dll.
A L A T D A N P E R L E N G K A P A N
Tradisional dan ramah lingkungan
Mobil-mobilan kayu, kaki seribu, egrang, kendi, dll.
K A L P A T A R U
Rangkaian harapan anak terhadap terhadap lingkungan sekitar yang
digantungkan pada ranting pohon di akhir perjalanan
C I N D E R A M A T A
Permainan anak tradisional (gasing, othok-othok, yoyo, dll.)
K E P A N I T I A A N
PANITIA PENGARAH
Iswahyudi
Herman Wahyaka
MANAJER PROGRAM
Kundori
KOORDINATOR-KOORDINATOR
KEUANGAN
Gambir Wismantoko
OUTBOUND
Rahmat Nurgianta
Bambang
PENTAS SENI
Cholifatul Ridwan
Tugiman
HUBUNGAN MASYARAKAT
Gunawan Julianto
PERIJINAN DAN UNDANGAN
Dyah Ayu Kusumaningsih
Bagus
DATA DAN DOKUMENTASI
Brahms Jati Binawan
KESEHATAN / P3K
Sri Ulie Rakhmawati
KONSUMSI
Erni Yuniatiningsih
Suryaningsih
TRANSPORTASI
Suryo Purnomo
Novendi
PERALATAN PERLENGKAPAN
Muhammad Bahar Sukoco
Budi
K O N T A K
M E R T I P E R T I W I
Kundori ( + 62 815 658 8030 )
R U M A H P E L A N G I
Gunawan Julianto ( + 62 818 0272 3030 )
email: RumahPelangi@gmail.com
May 25, 2007
Posted by
Rumah Pelangi
at
3:14 PM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment